Belajar UI/UX sering terasa luas banget, mulai dari riset pengguna, bikin wireframe, sampai ngerjain prototipe yang bisa di-klik. Di tengah semua itu, satu pertanyaan yang sering muncul adalah: “Belajar UI/UX harus paham aplikasi Figma nggak sih?” Pertanyaan ini wajar banget, apalagi buat kamu yang baru mulai masuk dunia desain digital dan masih bingung soal tools.
Perbedaan UI dan UX
Untuk konteks awal, UI/UX sendiri sebenarnya berbicara tentang dua hal berbeda tapi saling terhubung. UX (User Experience) fokus pada bagaimana sebuah produk bekerja, apakah alurnya jelas, apakah pengguna nyaman, dan apakah masalah mereka terselesaikan. Sementara UI (User Interface) lebih ke tampilan visualnya, seperti warna, tombol, layout, dan detail lain yang bikin produk terasa enak dilihat dan mudah digunakan. Nah, di tengah kebutuhan membuat desain yang rapi dan pengalaman yang nyaman inilah Figma muncul sebagai alat yang mempermudah prosesnya.
Aplikasi Figma
Figma menjadi pilihan utama banyak desainer UI/UX karena fleksibel dan ramah pemula. Tool ini berbasis web, jadi bisa dipakai tanpa ribet instalasi yang berat. Bahkan laptop spek standar masih bisa jalan dengan lancar. Figma menyediakan fitur lengkap, seperti membuat wireframe, UI design, hingga prototipe interaktif. Di sisi lain, Figma juga mendukung kolaborasi real-time, artinya kamu bisa kerja bareng tim tanpa harus oper-oper file. Buat proses UI/UX yang biasanya butuh masukan cepat, fitur ini benar-benar membantu.
Meskipun begitu, buat memahami UI/UX sebenarnya kamu nggak wajib menguasai Figma sejak hari pertama. Yang paling penting tetap konsep dasarnya dulu:
- cara memahami kebutuhan pengguna
- cara membuat alur yang logis, dan
- cara merancang pengalaman yang mudah dipahami
Tools seperti Figma hanyalah perpanjangan tangan untuk mewujudkan ide-ide tersebut. Tapi, di saat kamu sudah mulai masuk tahap eksekusi, kamu akan sadar betapa Figma bikin segalanya jadi jauh lebih gampang.
Kelebihan Figma
Buat kamu yang ingin fokus pada skill “ui/ux figma”, kemampuan menggunakan Figma justru bakal terasa seperti skill wajib. Karena di industri, hampir semua pekerjaan desain digital memakai tool ini. Entah itu untuk riset, presentasi flow, membuat dashboard, atau bikin aplikasi mobile, Figma jadi alat yang dipakai sehari-hari. Selain itu, banyak library yang siap dipakai, sehingga proses desain jauh lebih cepat. Kamu bisa fokus membangun pengalaman yang nyaman tanpa harus menghabiskan waktu bikin komponen dari nol.
Kelebihan lain dari Figma adalah ekosistem plug-in yang sangat besar. Mulai dari icon library, color palette generator, ilustrasi gratis, sampai tool untuk mockup otomatis. Semua ini membantu proses desain lebih efisien dan profesional. Kamu bisa menghasilkan hasil yang rapi tanpa harus jago gambar atau jago coding. Yang penting kamu tahu prinsip UI/UX, lalu Figma tinggal dipakai sebagai alat eksekusi.
Selain menjadi alat kerja, Figma juga sering jadi media belajar. Kamu bisa membuka file desain dari orang lain, mempelajari sistem layout mereka, melihat bagaimana mereka menyusun komponen, bahkan meniru cara kerja mereka untuk melatih pemahamanmu sendiri. Semakin sering membuka karya orang lain, kamu akan makin terbiasa dengan standar UI/UX di industri. Ini alasan lain kenapa belajar Figma bisa mempercepat perjalananmu di dunia desain digital.
Kesimpulan
Jadi, apakah belajar UI/UX harus paham Figma? Jawabannya: sangat dianjurkan. Memahami konsep itu penting, tapi bisa mengoperasikan alatnya juga penting supaya kamu benar-benar siap terjun ke dunia profesional. Figma bukan syarat mutlak untuk mengerti teori UI/UX, tapi jadi nilai plus besar yang membuat proses belajarmu lebih praktis dan hasil desainmu lebih nyata.
Kalau kamu pengen belajar UI/UX sambil langsung praktik pakai Figma dengan bimbingan yang terstruktur, DUMET School punya paket kursus UI/UX yang bisa ngebantu kamu mulai dari nol sampai siap kerja. Kamu bakal belajar konsep, latihan proyek nyata, sekaligus menguasai Figma dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Cobain, kamu bakal ngerasain bedanya belajar dengan arahan yang jelas dan terarah.



