Tips Menentukan Kata Kunci yang Tepat

Tips Menentukan Kata Kunci yang Tepat – Kamu yang sedang berkecimpung di dunia SEO atau Google Ads, meriset keyword pastinya sudah menjadi keharusan. Tapi, mungkin kamu pernah mendapatkan masalah karena hasil riset kata kunci yang sudah kamu lakukan tidak mendapatkan hasil yang baik.

Atau mungkin kamu sudah meriset kata kunci, memasang banyak kata kunci yang paling banyak dicari, tapi ternyata hasilnya tidak sesuai dengan targetmu?

Hm, mungkin ada yang salah dengan persepsi pemikiranmu tentang riset kata kunci. Untuk kamu yang masih awam dengan hal ini, pasti kamu juga pernah berpikir “Kata kunci yang paling banyak dicari pasti lebih bagus kan?”.

Sebenarnya, pemikiran seperti ini tentu saja tidak bisa dikatakan salah sepenuhnya. Karena tetap saja, kata kunci yang paling banyak dicari bisa membantu kita dalam meningkatkan traffic website, bukan?

Tapi, di sini DUMET School akan memberikan contoh kasus dimana pemikiran seperti ini bisa saja tidak memberikan target yang tepat.

Cara Menentukan Keyword yang Tepat

Sebelum menentukan kata kunci atau keyword untuk dipasang di Google Ads, hal pertama yang harus dilakukan adalah pastikan untuk menentukan target yang tepat.

Di sini DUMET School akan memberikan 2 target yang bisa kamu tentukan sebelum menggunakan kata kunci untuk dipasang di iklan, misalnya.

Awareness

Kata kunci ini bertujuan untuk menargetkan kesadaran atau pun pengetahuan orang agar tahu tentang keberadaan brand, blog atau pun produk dan jasa yang kamu miliki.

Nah, jika kamu menargetkan kesadaran atau ingin orang-orang jadi tahu tentang brand-mu, kamu bisa menggunakan kaya kunci yang umum, populer atau pun banyak dicari oleh orang-orang.

Purchase

Kata kunci dengan target purchase, tentunya menargetkan adanya transaksi atau pun pembelian produk. Jadi, dengan kamu memasang iklan, kamu berharap akan ada yang akan membeli produk atau jasa saat melihat iklanmu di Google atau media sosial.

Jika kamu menargetkan purchase ini, kamu harus lebih teliti dan detail lagi dalam menentukan kata kunci.

Contoh kasusnya adalah seperti ini:

Jika kamu memiliki usaha jasa travel ke pulau A misalnya dan kamu berharap ada yang menggunakan jasa travelmu. Coba bayangkan, kamu akan menggunakan kata kunci “pulau A” saja yang termasuk ke dalam kata kunci umum atau kata kunci “jasa travel pulau A” / “wisata pulau A”?

  • Pulau A: kata kunci umum, bisa saja orang yang mencari hanya ingin tahu tentang pulau A
  • Jasa Travel Pulau A / Wisata Pulau A: kata kunci spesifik, sudah terlihat orang yang mencari kata ini memang sedang mencari tahu tentang jasa travel atau ingin berlibur ke pulau A

Dengan menggunakan kata kunci “Pulau A”, kamu bisa saja meningkatkan traffic website. Tapi, tidak akan banyak mendapatkan purchase.

Sedangkan kata kunci “jasa travel pulau A” / “wisata pulau A”, bisa saja traffic tidak sebanyak itu, tapi bisa mendapatkan lebih banyak purchase karena kata kuncinya lebih spesifik.

Sudah paham ya? Jadi, kamu bisa menyesuaikan kata kunci dengan target apa yang sebenarnya kamu inginkan. Semoga artikel ini bermanfaat!

Jika kamu mau belajar secara mendalam mengenai riset kata kunci, kamu bisa belajar dengan mengambil paket kursus digital marketing di DUMET School. Karena di sini, kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan yang tentunya akan menghasilkan.

Scroll to Top