Belakangan ini aku cukup sering lihat toko online mulai aktif ngajak pembeli pindah ke website mereka sendiri. Awalnya aku kira cuma biar terlihat lebih profesional, tapi ternyata ada alasan lain yang memang benar sebaiknya pindah ke website sendiri saja. Salah satunya adalah biaya marketplace yang makin besar dan bikin banyak penjual mulai cari cara agar bisnisnya bisa tetap berjalan serta mendapatkan keuntungan.
Karena alasan ini, aku jadi paham kenapa sekarang banyak brand pelan-pelan buat website sendiri.
Kenapa Mulai Beralih ke Website?
Marketplace memang membantu banget untuk cari calon customer baru atau yang akan jadi customer tetap. Tapi makin lama, biaya admin, iklan, dan persaingan juga makin tinggi.
Sementara di website sendiri, toko jadi terasa punya kontrol lebih besar. Mulai dari tampilan, data customer, sampai promo bisa diatur sendiri tanpa terlalu tergantung dengan platform lain.
Selain itu, brand juga jadi terlihat lebih serius dan profesional. Jadi, gimana cara mulai berjualan di website sendiri?
Mulai dari Customer Setia
Menurutku, langkah paling realistis saat mulai jualan di website sendiri adalah kasih tahu dulu ke customer lama yang sering membeli produk kita. Misalnya kita beri info lewat WhatsApp, Instagram, atau email. Kasih info kalau sekarang pembelian juga bisa dilakukan lewat website resmi. Biasanya customer yang sudah percaya lebih gampang diajak pindah dibanding cari customer baru dari nol.
Jelaskan Kelebihan Website
Banyak orang masih nyaman belanja di marketplace karena sudah terbiasa dan merasa lebih aman. Jadi, penting untuk kasih alasan kenapa harus belanja lewat website.
Misalnya:
- Harga lebih hemat
- Promo khusus website
- Produk lebih lengkap
- Bisa dapat bonus tertentu
Dengan begitu, orang jadi punya alasan untuk coba checkout langsung di website.
Aktif Promosi di Media Sosial
Website tidak akan ramai kalau tidak dipromosikan. Makanya media sosial tetap penting. Bisa dengan cara aktif upload konten, kasih tutorial produk, atau sesekali arahkan audiens ke website. Dari yang aku lihat, banyak brand sekarang mulai fokus bikin konten video pendek untuk menarik traffic ke website mereka sendiri.
Rapihin Google Business Profile
Buat yang punya toko offline, ini juga penting banget. Google Business Profile bisa bantu toko lebih mudah ditemukan di Google Maps dan pencarian lokal. Jadi saat orang cari produk atau toko terdekat, bisnis punya peluang muncul lebih besar.
Lengkapi foto, alamat, jam buka, dan minta review customer agar terlihat lebih meyakinkan.
Bisa Dibantu dengan Google Ads
Kalau ingin traffic lebih cepat, website juga bisa dipromosikan lewat Google Ads. Jadi saat orang cari produk tertentu di Google, website bisa langsung muncul di hasil pencarian. Cara ini cukup membantu untuk meningkatkan kunjungan dan penjualan.
Kesimpulan
Jualan di website sendiri memang butuh proses, tapi banyak bisnis mulai melirik cara ini karena ingin punya kontrol yang lebih besar dibanding hanya mengandalkan marketplace.
Mulai dari mengarahkan customer setia, aktif promosi di media sosial, merapikan Google Business Profile, sampai menggunakan Google Ads, semuanya bisa jadi langkah awal membangun toko online yang lebih mandiri.
Buat yang ingin belajar lebih dalam tentang strategi digital marketing, website, SEO, dan Google Ads, di DUMET School tersedia paket kursus digital marketing yang bisa dipelajari dari dasar sampai praktik langsung. Yuk, segera hubungi admin kami!
Semoga artikel Cara Jualan di Website Sendiri ini bermanfaat ya untuk kamu yang sedang migrasi dari marketplace! Sampai jumpa di artikel yang berikutnya 🙂
