Apa Perbedaan Keyword dan Search Term di Google Ads?

Banyak orang yang baru masuk ke dunia Google Ads sering mengira keyword dan search term adalah hal yang sama. Padahal, keduanya punya fungsi yang berbeda dan sangat penting untuk dipahami agar campaign berjalan lebih efisien. Kesalahan dalam memahami dua istilah ini bisa bikin anggaran iklan cepat habis tanpa hasil yang maksimal. Jadi biar strategi iklan lebih terarah, penting banget membedakan keyword dan search term sejak awal.

Keyword adalah kata kunci yang kamu pilih saat membuat campaign. Sementara search term adalah kata atau kalimat yang benar-benar diketik oleh pengguna saat mereka mencari sesuatu di Google. Perbedaan ini terdengar sederhana, tapi efeknya bisa sangat besar pada performa campaign.

Apa Itu Keyword di Google Ads

Keyword adalah kata kunci yang kamu tentukan agar iklan bisa muncul di hasil pencarian yang relevan. Saat membuat campaign, kamu memilih daftar keyword yang menurutmu paling cocok dengan produk atau jasa yang ingin dipromosikan. Keyword inilah yang menjadi sinyal bagi Google untuk menentukan kapan iklan harus ditampilkan.

Keyword tidak selalu harus sama persis dengan pencarian pengguna. Google menggunakan sistem match type seperti Broad Match, Phrase Match, dan Exact Match untuk mengatur seberapa dekat hubungan antara keyword dan pencarian yang akan memicu iklan. Karena itu, keyword bertugas sebagai pengarah utama strategi campaign yang kamu jalankan.

Keyword ini adalah pondasi awal dari sebuah campaign. Dengan memilih keyword yang tepat, iklan bisa menjangkau audiens yang benar-benar membutuhkan atau mencari hal yang berkaitan dengan bisnismu. Jadi meskipun terlihat sederhana, pemilihan keyword yang tepat butuh riset dan pemahaman yang baik tentang produk serta kebutuhan audiens.

Apa Itu Search Term di Google Ads

Search term adalah kata atau kalimat yang diketik oleh pengguna saat mereka mencari sesuatu di Google. Ini adalah data real yang muncul berdasarkan perilaku pencarian pengguna. Search term menunjukkan apa yang sebenarnya dicari, bukan apa yang kamu asumsikan mereka cari.

Misalnya kamu memasukkan keyword jasa cuci AC ke dalam campaign. Ternyata dalam laporan search term muncul kata seperti jasa servis AC rumah atau biaya cuci AC terdekat. Walaupun tidak sama persis dengan keyword yang kamu pilih, search term tersebut tetap bisa memicu iklan karena dirasa masih relevan menurut sistem.

Dengan melihat search term, kamu bisa memahami pola pencarian secara nyata. Banyak orang justru menemukan keyword baru dari laporan search term, karena kadang pengguna mencari sesuatu dengan cara yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Kenapa Perbedaan Keduanya Penting

Memahami perbedaan keyword dan search term akan membantu kamu mengoptimalkan campaign dengan lebih efektif. Keyword adalah rencana, sedangkan search term adalah hasil aslinya. Kadang keyword yang bagus justru memicu search term yang kurang relevan. Di sisi lain, search term tertentu bisa membuka peluang keyword baru yang lebih spesifik dan menghasilkan konversi lebih tinggi.

Dengan memahami dua data ini, kamu bisa menentukan mana search term yang harus dimasukkan sebagai keyword baru dan mana yang perlu dimasukkan sebagai negative keyword agar anggaran tidak terbuang sia-sia. Semakin rapi pengaturannya, semakin efisien campaign berjalan.

Cara Mengoptimalkan Keyword dan Search Term

Untuk mendapatkan hasil terbaik, cek laporan search term secara rutin. Dari situ kamu bisa mengetahui apakah keyword memicu pencarian yang benar atau justru lari ke hal yang tidak relevan. Jika ada search term yang terlalu jauh dan tidak berpotensi menghasilkan konversi, segera tambahkan ke negative keyword.

Sebaliknya, jika ada search term yang performanya bagus, kamu bisa menjadikannya keyword baru dengan match type yang lebih spesifik. Dengan begitu, campaign bisa bekerja lebih stabil dan terarah.

Selain itu, perhatikan juga penggunaan match type. Terkadang menggunakan Broad Match terlalu luas, sedangkan Exact Match terlalu sempit. Kombinasi keduanya dengan Phrase Match bisa membantu kamu menyeimbangkan jangkauan dan relevansi.

Memahami perbedaan keyword dan search term di Google Ads akan membuat strategi iklan jauh lebih efektif. Dengan analisis yang tepat, kamu bisa mengoptimalkan anggaran dan meningkatkan konversi. Jika ingin belajar lebih dalam tentang Google Ads, SEO, social media ads, hingga strategi digital marketing yang lengkap, kamu bisa ikut Kursus Digital Marketing di DUMET School. Materinya sudah termasuk pembahasan Google Ads dari dasar sampai mahir.

Scroll to Top