Kalau lagi belajar SEO, biasanya yang lebih sering dibahas itu soal keywords, meta tag, atau backlink. Tapi tahu gak sih, gambar juga punya peran penting untuk SEO lho! Makanya, optimasi SEO gambar juga harus diberlakukan, supaya website yang kamu punya lebih gampang ditemukan di mesin pencari, dan tampilan lebih menarik bagi pengunjung.
Kalau memang SEO penting, optimasi gambar juga gak boleh dilewatkan ya! Yuk, DUMET School akan jelaskan cara optimasi SEO gambar yang mudah dan bikin performa website lebih maksimal.
1. Pilih Format Gambar yang Tepat
Langkah pertama untuk optimasi SEO gambar adalah memilih format yang sesuai. Format yang paling sering digunakan saat ini adalah JPEG, PNG, dan WebP.
JPEG cocok untuk foto dan gambar yang punya rincian lebih luas, PNG lebih sesuai untuk gambar yang punya latar transparan, dan WebP lebih unggul soal ukuran yang lebih ringkas tanpa kehilangan kualitas.
Dengan ukuran yang lebih kecil, proses loading website juga lebih cepat, dan ini punya dampak yang bagus buat SEO.
2. Kompres Gambar Tanpa Mengurangi Kualitas
Gambar yang ukuran filenya besar akan bikin website lambat dan sulit diakses. Makanya, penting untuk melakukan kompresi ukuran gambar sebelum di-upload.
Ini gak berarti kualitasnya jadi menurun ya! Dengan teknologi saat ini, ukuran dapat diperkecil sambil menjaga kualitas tampilannya.
Ini juga penting untuk menjaga loading time, yang merupakan satu aspek penting yang diberlakukan Google saat memberikan peringkat di hasil pencarian.
3. Mengoptimasi Nama File Gambar
Selain ukuran, nama file juga penting. Mengoptimasi nama file sesuai keywords yang memang kamu bidik akan lebih membantu mesin pencari memahami isi gambar dan relevansinya terhadap konten yang diberikan.
Misalnya, saat upload sebuah gambar untuk artikel tentang optimasi SEO gambar, diberi nama optimasi-seo-gambar.jpg. Dengan nama yang sesuai, mesin pencari lebih gampang menemukan gambar tersebut saat ada yang mencari mengenai topik yang sama.
4. Mengisi Alt Text dan Title Gambar
Ini juga penting dan sering terlupakan. Alt text, atau tulisan alternative, berguna untuk memberikan deskripsi gambar saat terjadi masalah saat proses loading.
Selain itu, mesin pencari juga menggunakan alt text untuk memahami konteks sebuah gambar.
Misalnya:
alt text: “contoh optimasi SEO gambar yang benar”
Ini akan turut mendongkrak peringkat website kamu di mesin pencari.
Selain alt text, title juga dapat diberlakukan untuk memberikan rincian lebih mengenai gambar yang diberikan.
5. Mengoptimasi ukuran tampilan Gambar (Width dan Height)
Selain ukuran file, ukuran tampilan gambar juga penting. Mengirim ukuran yang sesuai, misalnya ukuran tampilan di website memang 500px, maka unggah gambar ukuran 500px juga. Dengan cara itu, proses loading lebih cepat dan tampilan lebih rapi.
Ini juga turut menjaga performa website dan memenuhi standar yang diberlakukan oleh mesin pencari.
6. Menghubungkan Gambar Dengan Konten Relevan
Jangan asal menyelipkan gambar ya! Gambar harus sesuai dan mendukung isi artikel yang diberikan. Dengan menyertakan gambar yang relevan, pembaca lebih mudah memahami isi tulisan, dan mesin pencari juga lebih peka mengenai topik yang dibahas.
Ini nantinya turut berguna untuk peringkat website di mesin pencari.
Yuk, Belajar Langsung SEO dari Ahlinya di DUMET School
Kalau kamu ingin belajar lebih luas mengenai SEO dan optimasi website, DUMET School punya paket kursus SEO Expert yang cocok banget buat kamu yang ingin mendalami SEO lebih profesional. Bersama instruktur yang ahli, kamu akan belajar mulai dari teknik optimasi, mencari keywords, hingga melakukan perbaikan untuk meningkatkan peringkat website di mesin pencari.
Ini saatnya untuk belajar SEO yang lebih matang dan bikin website-mu lebih unggul di Google. Yuk, bergabung bersama DUMET School dan mulai belajar SEO dari sekarang!



