Cara Mudah Riset Keyword Tanpa Mengeluarkan Biaya – Buat kamu yang ingin website atau konten muncul di halaman pertama Google, riset keyword itu penting banget! Dengan riset keyword, kamu bisa tahu kata kunci apa yang sering dicari orang di Google dan bagaimana cara menggunakannya supaya kontenmu lebih mudah ditemukan.
Tapi, banyak tools riset keyword yang berbayar dan harganya lumayan mahal. Nah, kabar baiknya, ada beberapa cara riset keyword yang bisa kamu lakukan secara gratis! Yuk, simak cara-cara berikut ini.
1. Gunakan Google Suggest (Autocomplete)
Pernah nggak saat kamu mengetik sesuatu di Google, muncul beberapa saran kata kunci di bawahnya? Nah, fitur ini namanya Google Suggest atau Autocomplete.
Cara menggunakannya gampang banget:
- Buka Google dan mulai ketik kata kunci yang berkaitan dengan bisnismu.
- Google akan langsung memberikan saran kata kunci yang sering dicari orang.
- Catat atau screenshot saran tersebut untuk dijadikan referensi.
Contoh: Kalau kamu punya bisnis sepatu, coba ketik “sepatu olahraga” di Google. Nanti akan muncul saran seperti “sepatu olahraga pria murah”, “sepatu olahraga wanita terbaru”, dan sebagainya. Kata-kata ini bisa jadi keyword potensial!
2. Cek Bagian “People Also Ask” di Google
Setelah mengetik keyword di Google, coba scroll sedikit ke bawah. Biasanya ada bagian “People Also Ask” atau “Orang juga bertanya”.
Di sini, kamu bisa melihat pertanyaan yang sering diajukan orang terkait dengan keyword yang kamu cari. Misalnya, kalau kamu mencari “cara merawat tanaman hias”, bisa jadi muncul pertanyaan seperti:
- Bagaimana cara menyiram tanaman hias yang benar?
- Apa pupuk terbaik untuk tanaman hias?
- Kenapa daun tanaman hias bisa menguning?
Dari pertanyaan ini, kamu bisa mendapatkan ide keyword sekaligus inspirasi untuk membuat konten yang menjawab pertanyaan tersebut.
3. Manfaatkan Google Trends
Kalau kamu ingin tahu tren pencarian suatu kata kunci dari waktu ke waktu, kamu bisa gunakan Google Trends.
Dengan Google Trends, kamu bisa:
- Melihat seberapa populer suatu keyword dalam beberapa bulan terakhir.
- Membandingkan dua atau lebih keyword untuk melihat mana yang lebih sering dicari.
- Mengetahui tren pencarian berdasarkan lokasi tertentu.
Misalnya, kamu ingin tahu apakah “jasa digital marketing” lebih banyak dicari daripada “kursus digital marketing”. Kamu bisa bandingkan kedua keyword ini di Google Trends untuk melihat mana yang lebih potensial.
4. Cek Kata Kunci di Bagian “Related Searches”
Setelah kamu mencari sesuatu di Google, coba scroll ke bagian paling bawah halaman pencarian. Di situ ada bagian “Pencarian terkait” atau “Related Searches”.
Di bagian ini, Google memberikan rekomendasi kata kunci lain yang sering diketik oleh pengguna. Contoh, kalau kamu mencari “cara membuat blog”, kamu bisa menemukan pencarian terkait seperti:
- Cara membuat blog yang menghasilkan uang
- Cara membuat blog di WordPress
- Cara membuat blog gratis di Blogger
Kamu bisa menggunakan keyword ini sebagai ide tambahan untuk konten atau artikelmu.
5. Gunakan Ubersuggest (Versi Gratis)
Ubersuggest adalah salah satu tools riset keyword yang cukup populer dan bisa digunakan secara gratis (meskipun ada fitur premium).
Cara menggunakannya:
- Buka website https://neilpatel.com/ubersuggest/
- Masukkan kata kunci yang ingin kamu riset.
- Pilih lokasi (misalnya Indonesia) lalu klik Search.
- Ubersuggest akan menampilkan volume pencarian, tingkat persaingan, serta beberapa saran keyword lain yang relevan.
Walaupun versi gratisnya punya batasan, Ubersuggest tetap bisa jadi alat yang berguna buat mencari keyword potensial.
6. Manfaatkan YouTube dan Marketplace
Kalau kamu ingin mencari keyword untuk konten video atau produk, kamu bisa manfaatkan YouTube dan marketplace seperti Shopee atau Tokopedia.
- Di YouTube, coba ketik kata kunci di kolom pencarian, nanti YouTube akan memberikan saran autocomplete seperti di Google. Ini bisa jadi ide keyword untuk video atau blog.
- Di Marketplace (Shopee/Tokopedia), kamu bisa ketik nama produk dan melihat saran kata kunci yang muncul. Ini membantu kamu mengetahui apa yang sering dicari calon pembeli.
Contoh, kalau kamu jual skincare, coba ketik “serum wajah” di Shopee. Nanti akan muncul saran seperti “serum wajah glowing”, “serum wajah untuk kulit berminyak”, dll. Kata-kata ini bisa jadi keyword yang bagus untuk deskripsi produkmu!
7. Gunakan AnswerThePublic
AnswerThePublic adalah tool gratis yang bisa membantu kamu menemukan berbagai pertanyaan yang sering diajukan orang terkait suatu topik.
Caranya gampang:
- Masukkan kata kunci utama (misalnya “digital marketing”).
- Klik “Search”.
- AnswerThePublic akan menampilkan banyak pertanyaan yang sering dicari orang.
Hasilnya bisa berbentuk pertanyaan (apa, bagaimana, mengapa, kapan, dll.), sehingga kamu bisa mendapatkan banyak ide konten dari sini.
Kesimpulan
Riset keyword itu penting banget supaya konten atau produkmu lebih mudah ditemukan di internet. Tapi, kamu nggak perlu selalu menggunakan tools berbayar, karena ada banyak cara gratis yang bisa kamu coba!
- Gunakan Google Suggest untuk melihat saran kata kunci otomatis.
- Cek “People Also Ask” untuk mengetahui pertanyaan yang sering dicari orang.
- Gunakan Google Trends untuk melihat tren pencarian.
- Cek “Related Searches” di bagian bawah hasil pencarian Google.
- Manfaatkan Ubersuggest untuk melihat volume pencarian dan persaingan keyword.
- Gunakan YouTube & marketplace untuk mencari keyword produk dan konten video.
- Coba AnswerThePublic untuk menemukan berbagai pertanyaan populer.
Dengan strategi ini, kamu bisa mendapatkan keyword yang tepat tanpa harus mengeluarkan biaya!
Mau Belajar Digital Marketing Lebih Dalam? Yuk, Gabung di DUMET School!
Kalau kamu ingin belajar lebih lanjut tentang SEO, Google Ads, dan strategi digital marketing lainnya, DUMET School adalah tempat yang tepat! Di DUMET School, kamu akan diajarkan cara riset keyword, membuat strategi SEO, hingga menjalankan iklan digital marketing dengan efektif. Materinya lengkap dan bisa langsung dipraktikkan!
Cek info lengkap tentang kursus digital marketing di website DUMET School dan mulai belajar sekarang!


