Apa Perbedaan SEO dan GEO?

Awal baca-baca soal dunia SEO di LinkedIn, aku nemu istilah baru yang cukup sering disebut oleh para praktisi, yaitu GEO. Jujur, awalnya aku kira ini cuma istilah lain dari SEO. Ternyata setelah dipahami, dua hal ini punya fokus yang berbeda.

Dari situ aku jadi makin paham kenapa sekarang banyak yang mulai bahas GEO, apalagi sejak AI makin sering dipakai untuk mencari informasi.

Apa Itu SEO?

SEO atau Search Engine Optimization adalah cara mengoptimasi konten supaya mudah ditemukan di mesin pencari seperti Google. Fokus utamanya ada di bagaimana sebuah website bisa muncul di hasil pencarian ketika seseorang mengetik keyword tertentu.

Misalnya ada yang cari “kursus desain grafis”, lalu website muncul di halaman pertama. Itu hasil dari strategi SEO.

Biasanya yang dioptimasi meliputi:

  • Penggunaan keyword
  • Struktur website
  • Kecepatan loading
  • Konten yang relevan

Intinya, SEO itu fokus ke mesin pencari.

Apa Itu GEO?

GEO atau Generative Engine Optimization mulai banyak dibahas sejak munculnya AI seperti fitur AI Overview.

Berbeda dengan SEO yang fokus ke hasil pencarian, GEO lebih fokus ke bagaimana sebuah brand atau informasi bisa muncul sebagai jawaban dari AI. Jadi bukan sekadar tampil di list pencarian, tapi benar-benar dijadikan referensi oleh AI saat menjawab pertanyaan user.

Contohnya, saat seseorang tanya sesuatu ke AI, lalu AI memberikan jawaban lengkap tanpa harus klik website. Nah, di situ GEO berperan.

Perbedaan Utama SEO dan GEO

Dari yang aku pahami, perbedaannya ada di cara orang mendapatkan informasi.

  • SEO fokus ke: User cari > muncul daftar website > user klik salah satu
  • Sedangkan GEO fokus ke: User tanya > AI langsung kasih jawaban > brand disebut di dalam jawaban

Jadi, SEO itu bantu orang menemukan website. GEO bantu brand “ikut muncul” di jawaban AI.

Kenapa GEO Mulai Penting?

Sekarang, cara orang cari informasi mulai berubah. Tidak semua orang langsung klik website. Banyak yang cukup baca ringkasan dari AI.

Makanya, kalau brand tidak ikut “masuk” ke dalam jawaban AI, bisa saja jadi kurang terlihat meskipun sudah punya website. Dari sini aku jadi paham kenapa praktisi SEO mulai memperhatikan GEO juga.

Harus Pilih Salah Satu?

Menurutku tidak perlu memilih salah satu. SEO tetap penting karena masih banyak orang yang pakai mesin pencari seperti biasa. GEO juga mulai penting karena AI semakin sering digunakan untuk mencari jawaban cepat.

Jadi, dua-duanya bisa saling melengkapi.

Kesimpulan

SEO dan GEO punya tujuan yang mirip, yaitu membuat informasi lebih mudah ditemukan. Tapi cara kerjanya berbeda. SEO fokus ke hasil pencarian di mesin pencari, sedangkan GEO fokus ke bagaimana brand muncul dalam jawaban AI.

Memahami keduanya bisa jadi langkah penting untuk tetap relevan di dunia digital yang terus berubah.

Buat yang ingin belajar lebih dalam tentang SEO dan strategi digital lainnya, di DUMET School tersedia paket kursus SEO Expert yang membahas dari dasar sampai praktik langsung. Jadi tidak hanya paham konsepnya, tapi juga bisa langsung diterapkan untuk kebutuhan bisnis.

Scroll to Top