Belajar Digital Marketing Itu Apa Saja?

Jujur aja, dulu aku sempat mengira digital marketing itu cuma soal SEO dan pasang iklan digital di Google atau media sosial. Tapi, setelah baca-baca dan belajar lebih dalam, ternyata pembahasannya jauh lebih luas. Bahkan banyak skill yang sebenarnya saling berhubungan.

Makanya, menurutku wajar kalau banyak orang bingung harus mulai belajar digital marketing dari mana.

1. Social Media Marketing

Ini biasanya jadi pintu masuk banyak orang ke dunia digital marketing. Di sini kita belajar cara membuat konten, menentukan target audiens, memahami algoritma media sosial, sampai membangun engagement dengan followers. Platform yang dipelajari juga ada bermacam-macam, mulai dari Instagram, TikTok, Facebook, Threads, X, sampai LinkedIn.

2. SEO (Search Engine Optimization)

SEO adalah cara mengoptimalkan website agar lebih mudah ditemukan di mesin pencari seperti Google. Materinya cukup banyak dan luas, mulai dari riset keyword, membuat artikel yang SEO friendly, optimasi website, memahami bagaimana orang mencari informasi di internet, dan lain-lain.

Sekarang pembahasannya juga mulai berkembang ke AI Search dan GEO karena cara orang mencari informasi ikut berubah.

3. Digital Ads

Nah, kalau ingin hasil yang lebih cepat, biasanya bisnis mulai menggunakan iklan berbayar. Ada beberapa platform yang paling sering digunakan, seperti Google Ads, Meta Ads (Facebook & Instagram), dan TikTok Ads.

Di sini kita belajar menentukan target audiens, mengatur budget, membaca data iklan, sampai mengoptimalkan campaign agar hasilnya lebih maksimal.

4. Copywriting

Konten yang bagus belum tentu menghasilkan penjualan kalau tulisannya kurang menarik. Karena itu, digital marketing juga mengajarkan copywriting. Mulai dari membuat headline, caption media sosial, deskripsi produk, email marketing, sampai call to action yang bisa mendorong orang melakukan pembelian.

5. Landing Page dan Website

Digital marketing tidak lepas dari website. Kita perlu memahami cara membuat landing page yang menarik, menata informasi agar lebih mudah dipahami, hingga meningkatkan peluang pengunjung menjadi pelanggan.

Tidak harus menjadi programmer, kita juga bisa menggunakan platform website builder yang mudah dipahami orang yang awam dengan coding.

6. Marketplace

Jualan di marketplace juga termasuk bagian dari digital marketing. Materinya bisa berupa optimasi judul produk, foto, deskripsi, penggunaan voucher, strategi promosi, sampai cara meningkatkan penjualan melalui fitur-fitur yang tersedia di marketplace.

7. Email Marketing dan Analisis Data

Banyak orang menganggap email sudah tidak relevan. Padahal sampai sekarang masih digunakan banyak bisnis untuk menjaga hubungan dengan pelanggan. Selain itu, digital marketing juga mengajarkan cara membaca data menggunakan tools seperti Google Analytics atau laporan dari platform iklan. Dari data inilah kita bisa tahu strategi mana yang berhasil dan mana yang perlu diperbaiki.

Jadi Harus Belajar Semuanya?

Menurutku, tidak harus langsung menguasai semuanya dalam waktu singkat. Digital marketing itu luas, jadi lebih enak dipelajari satu per satu sambil praktik. Setelah memahami dasarnya, baru nanti bisa menentukan bidang mana yang paling sesuai dengan kebutuhan atau karier yang ingin dijalani.

Kalau ingin belajar digital marketing secara lebih terarah, DUMET School menyediakan  paket kursus Digital Marketing dengan materi yang lengkap, mulai dari SEO, Google Ads, Meta Ads, WordPress, hingga berbagai strategi digital marketing lain yang bisa langsung dipraktikkan untuk bisnis maupun pekerjaan.

Segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut ya!

Scroll to Top