WordPress di Pertengahan Tahun 2026, Masih Layak Digunakan?

Setiap kali baca diskusi tentang website, selalu ada pertanyaan yang muncul, “WordPress masih dipakai nggak sih sekarang?” Soalnya makin banyak platform baru bermunculan, mulai dari website builder berbasis AI sampai layanan yang tinggal drag and drop tanpa perlu pusing urusan teknis.

Tapi setelah lihat-lihat forum WordPress, komunitas developer, sampai diskusi di Reddit, ternyata WordPress masih punya pengguna yang sangat besar. Bahkan hingga pertengahan 2026, WordPress masih digunakan oleh lebih dari 40% website di internet. Angka ini memang sedikit menurun dibanding beberapa tahun sebelumnya, tetapi tetap menjadikannya CMS paling populer di dunia.

WordPress Masih Digunakan Banyak Orang

Menurutku, alasan utama WordPress masih bertahan adalah karena fleksibilitasnya. Kita bisa memilih hosting sendiri, memasang plugin sesuai kebutuhan, dan memiliki kontrol penuh terhadap website yang dibangun.

Buat bisnis, blogger, freelancer, maupun perusahaan, WordPress masih dianggap sebagai solusi yang cukup lengkap. Mau bikin website company profile, blog, toko online, sampai portal berita pun masih sangat memungkinkan.

Itulah yang membuat WordPress belum tergeser meskipun banyak platform baru bermunculan.

AI Mulai Jadi Topik yang Banyak Dibahas

Salah satu hal yang cukup menarik di tahun 2026 adalah pembahasan seputar AI di WordPress.

Sekarang banyak pengguna mulai mencari cara memanfaatkan AI untuk membantu pembuatan konten, optimasi SEO, hingga desain website. Bahkan sudah banyak plugin yang menawarkan fitur AI untuk menulis artikel, membuat gambar, sampai membantu mengatur struktur halaman.

Menurutku, WordPress sedang mencoba beradaptasi dengan perubahan cara orang bekerja yang makin mengandalkan kecerdasan buatan.

Gutenberg Semakin Diterima Pengguna

Kalau beberapa tahun lalu Gutenberg sering mendapat kritik, sekarang kondisinya mulai berbeda.

Banyak pengguna justru mulai nyaman menggunakan Block Editor bawaan WordPress. Selain lebih ringan, Gutenberg juga dianggap lebih cepat dibanding penggunaan page builder yang terlalu kompleks.

Aku juga cukup sering membaca diskusi yang membahas perpindahan dari Elementor ke Gutenberg karena alasan performa dan kemudahan maintenance website.

Meskipun begitu, Elementor dan page builder lainnya tetap punya penggemarnya sendiri, terutama bagi pengguna yang ingin mendesain halaman secara visual tanpa coding.

Performa Website Jadi Prioritas

Topik lain yang ramai dibicarakan komunitas WordPress adalah kecepatan website.

Pengguna WordPress sekarang makin sadar bahwa website yang lambat bisa memengaruhi pengalaman pengguna dan hasil SEO. Karena itu, pembahasan tentang Core Web Vitals, optimasi gambar, caching, hingga pengurangan plugin yang tidak diperlukan semakin sering muncul.

Banyak orang mulai menerapkan prinsip “plugin secukupnya” agar website tetap ringan dan mudah dikelola.

Keamanan Masih Jadi Perhatian

Selain performa, keamanan website juga tetap menjadi fokus utama.

Komunitas WordPress cukup aktif mengingatkan pengguna untuk rutin melakukan update, menggunakan plugin yang terpercaya, dan menghapus plugin yang sudah tidak dipakai.

Sebagian besar masalah keamanan ternyata justru berasal dari plugin yang tidak diperbarui atau berasal dari sumber yang kurang jelas.

Jadi, WordPress Masih Relevan?

Menurutku, jawabannya masih sangat relevan.

WordPress memang sudah berusia cukup lama, tetapi platform ini terus berkembang mengikuti kebutuhan penggunanya. Sekarang fokusnya bukan sekadar membuat website, tetapi juga membangun website yang cepat, aman, fleksibel, dan siap menghadapi era AI.

Jadi, buat yang masih ragu menggunakan WordPress di tahun 2026, sepertinya platform ini masih akan tetap menjadi pilihan banyak orang dalam waktu yang cukup panjang.

Scroll to Top